Jumat, 27 Januari 2017

Santa Agnes, Perawan dan Martir

Agnes hidup tahun 291-304. Ia terkenal sangat cantik dan simpatik. Tidaklah mengherankan bila banyak pemuda yang jatuh hati padanya dan bertekad mengawininya. Tetapi apa yang dialami pemuda pemuda itu? Mereka menyesal, kecewa bahkan marah karena lamaran mereka ditolak. Agnes, gadis rupawan itu berkaul tidak mau menikah karena ia telah berjanji untuk tetap perawan dan setia kepada Kristus yang mencintainya. Pemuda pemuda frustasi itu melaporkan Agnes kepada pengadilan Romawi dengan mengungkapkan identitasnya sebagai seorang penganut agama Kristen.

Dihadapan pengadilan Romawi, Agnes diuji, ditakut takuti bahkan dituduh menjalani kehidupan sebagai seorang pelacur. Ia diancam dengan hukuman mati dan dipaksa membawakan kurban kepada dewa dewa kafir Romawi. Tetapi Agnes tidak gentar sedikitpun menghadapi semua ancaman dan siksaan itu. Ia dengan gagah berani menolak segala tuduhan atas dirinya dan mempertahankan kemurnianya. Belenggu yang dikenakan pada tangannya terlepas dengan sendirinya. Bagi dia Kristus adalah segala-galanya. Dia yakin Kristus menyertainya dan tetap menjaga dirinya dari segala siksaan atas dirinya. 

Akhirnya tiada jalan lain untuk menaklukkan Agnes selain membunuh dia dengan pedang. Kepalanya dipenggal setelah dia berdoa kepada Yesus, mempelainya. jenazahnya di kebumikan di jalan Nomentana. Kemudian diatas kuburnya didirikan sebuah gereja untuk menghormatinya.
Agnes dilukiskan sedang mendekap seekor anak domba (Agnus), lambang kemurnian, memegang daun palem sebagai lambang keberanian. Pada hari pestanya setiap tahun, dua ekor anak domba disembelih di Gereja santa Agnes di jalan Nomentana. Bulu domba itu dikirim kepada Sri Paus untuk diberkati dan dipakai untuk membuat hiasan atau mantel. Hiasan dan mantel itu kemudian dikembalikan kepada Uskup Agung dari Gereja itu untuk dipakai sebagai simbol kekuasaannya.

Sumber:klik disini

Selasa, 10 Januari 2017

Sejarah Natal

Kata Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir.
Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.

Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei.
Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).

FAKTA UNIK ANGKA 6 DAN 9 DALAM MATEMATIKA

Fakta Unik Angka 6 dan 9- Matematika Unik – INFO UNIK kali ini adalah dari bidang ilmu pengetahuan khususnya matematika. Hah…? matematika! males ah…bikin pusing.
Eiits… tunggu dulu, jangan khawatir karena di sini Anda tidak saya minta untuk melakukan hitungan yang njlimet dan bikin mumet karena saya juga males ngitung-ngitung. Tapi, fakta unik angka 6 dan 9 ini akan membuat anda merasa bahwa matematika itu menarik. Silahkan baca dan amati.

Fakta Unik Angka 6 dan 9-Kita tentu tidak asing lagi dengan operasi-operasi hitung seperti opearsi tambah, kurang, kali dan bagi. Ternyata dibalik angka-angka yang yang terdapat keunikan tersendiri yang bisa jadi belum kita sadari.

20 Fakta Unik Mengenai Bahasa Inggris

Bahasa Inggris adalah bahasa universal yang digunakan di hampir seluruh belahan dunia. Kita menggunakan bahasa ini untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berasal dari negara yang memiliki bahasa yang berbeda. Bahasa ini adalah bahasa yang unik. Selain menjadi bahasa pertama yang digunakan di bulan, masih banyak lagi keunikan bahasa ini. Yuk kita lihat sama-sama apa saja keunikan bahasa Inggris.

Selasa, 08 November 2016

10 Pahlawan Nasional yang Makamnya Misterius

Para pahlawan kusuma bangsa tidak selalu dimakamkan di tempat terhormat di taman makam pahlawan. Namun beberapa di antara mereka masih menyimpan misteri karena jasadnya tidak ditemukan. Ada yang terkubur di laut, di tiang gantungan, dan dibunuh namun makamnya disembunyikan dengan berbagai alasan.

Dari 163 tokoh yang dianugerahi gelar pahlawan nasional, 10 di antaranya hingga saat ini belum diketahui makamnya. “Ada 10 pahlawan nasional yang belum diketahui makamnya. Ini menjadi tugas keluarga karena pemerintah tidak menjangkau ke situ,” kata Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial Hartono Laras di Jakarta beberapa waktu lalu

Hingga saat ini pemerintah telah memberikan gelar pahlawan nasional kepada 163 tokoh, di mana 12 di antaranya perempuan. Kepada ahli waris, pemerintah memberikan bantuan berupa tunjangan sebesar Rp 1,5 juta setiap bulan dan bantuan kesehatan Rp 3 juta setahun. Selain itu, jika rumah ahli waris tidak layak huni akan dibantu perbaikan rumah sebesar Rp 25 juta. “Mereka berhak dimakamkan di taman makan pahlawan, baik di pusat maupun daerah, tapi bagi ahli waris yang tetap menginginkan makamnya di tempat semula akan dilakukan perawatan,” tambah Hartono dikutip antara.com.